Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Semesta

Mari kita lihat apa yang disuguhkan semesta besok. Apa yang masih Tuhan bungkus untuk kita. Agar kita terkejut karena bahagia atau terkejut karena terluka. Keduanya bukanlah hal ataupun masalah besar. Bukankah dalam hidup ini, kita hanya mengulang-ulangnya hingga mati? Dalam hidup, tak ada jaminan seseorang akan terus bahagia dan selalu berada di zona yang nyaman, sekalipun dia sangat dekat dengan Tuhannya. Setiap orang bisa terlempar dari zona nyamannya secara tiba-tiba. Tapi tak perlu takut akan itu semua. Karena akan selalu ada ketenangan di balik setiap kegelisahan, Akan ada tawa di balik setiap air mata, Dan akan ada berkat yang indah di balik setiap masalah, Jika kamu selalu menyertakan Tuhan disetiap langkah yang engkau lakukan. Semua yang terjadi adalah sahabat terbaikmu. Mereka membuatmu jadi lebih kuat dan buatmu menempatkan Tuhan disisimu yang paling dekat. - DSRS-

Esensi Kebahagian

Esensi Bahagia Ingat kata-kata ”Don’t Worry, Be Happy” seperti yang ada dalam lirik lagu Bob Marley berikut: ”In every life we have some trouble. When you worry you make it double. Don’t worry, be happy.” Upaya terbaik memang dapat menghasilkan kesuksesan besar, tetapi bukan berarti merupakan jaminan sebuah akhir kehidupan sebagai manusia yang penuh arti. Apalagi jika disangkut pautkan dengan kata "BAHAGIA" Mungkin banyak persepsi manusia dalam mengukur kebahagiaan. Beberapa orang akan beranggapan menilai mengatakan bahagia dilihat dari: 1. Kekayaan 2. Fisik 3. Ketenaran 4. Kedudukan 5. Kecerdasan. Tak ada yang salah dari setiap pemikiran seseorang. Saya akan memberikann secercah contoh dari setiap pemikiran orang dalam mendefinisikan kebahagiaan. 1. Jika kebahagiaan dinilai dari kekayaan, tentu saja Adolf Merkle yaitu orang terkaya di jerman tidak akan bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke sebuah kereta didekat rumahnya. 2. Jika ke...

Kadaluarsa

Karena semua punya massa. termasuk cinta yang bisa kadaluarsa dan habis massa. Begitulah kenyataannya, hidup adalah rangkaian peristiwa datang dan pergi. terimalah kepergian dengan senyuman, seperti kau lupa diri dengan EUFORIA kedatangan . Berlakulah adil pada kepergian, karena ia pun proses yang mendewasakan. - DSRS-